![]() |
| FoodSniffer - White |
TEKNO, BUKAKATA.COM - FoodSniffer, alat canggih untuk mendeteksi kondisi daging dapat memudahkan orang untuk mendapatkan daging yang baik untuk dikonsumsi. FoodSniffer hadir untuk mencegah keracunan karena daging yang dijual tidak segar atau bahkan sudah busuk.
Dilansir NY Daily News (14/04) FoodSniffer dirancang untuk mendeteksi layak atau tidaknya daging mentah dikonsumsi. Teknologi canggih ini memiliki sensor pembaca suhu dan kelembaban daging mentah, termasuk ayam, sapi, dan ikan, melalui gas yang dihasilkannya.
"Dulu saya sering mengalami keracunan makanan," tutur kreator sekaligus CEO FoodSniffer, Augustas Alesiunas mengenai alasan pembuatan alat dapur ini.
Alesiunas rupanya tidak sendiri. Center for Disease Control (CDC) mengungkap 1 dari 6 warga Amerika menderita keracunan makanan tiap tahun. Dan sebanyak 3000 orang meninggal akibat kejadian ini.
Keracunan makanan umumnya terjadi karena konsumsi makanan tidak segar. Namun sulit untuk mendeteksi kesegaran makanan secara kasat mata. Faktanya, banyak makanan tidak segar terlihat masih bagus, baik dari sisi tekstur maupun aroma.
Karenanya FoodSniffer hadir untuk mengatasi masalah tersebut. Untuk menggunakannya, Anda cukup mengarahkan alat ini ke daging yang ingin dideteksi. Kemudian buka aplikasi FoodSniffer di ponsel pintar. Nantinya aplikasi akan menampilkan hasil pendeteksian.
![]() |
| FoodSniffer Result |
Alesiunas mengatakan ingin mengembangkan teknologi canggih lain seperti FoodSniffer. Berupa peralatan rumah tangga seperti lemari es pintar. FoodSniffer dijual di Amerika Serikat dengan harga 130 USD atau sekitar Rp 1,7 juta. (detik.com)
Advertisement by Google


