Persiapan Pasukan TNI Untuk Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf
![]() |
| Latihan Pasukan Gabungan TNI di Tarakan |
Selang beberapa minggu, 4 WNI kembali disandera oleh Abu Sayyaf, kondisi tersebut membuat TNI semakin siaga mengamankan wilayah perbatasan dari penyusupan para perompak. Sembari bersiap, TNI juga semakin gregetan untuk segerta menggelar operasi militer dengan berbagai latihan yang digelar.
Baca juga: Tegas! Bebaskan 14 WNI dari Abu Sayyaf, Panglima TNI: Ini Langkah yang Akan Ditempuh Pemerintah
Latihan dilakukan secara besar-besaran, baik di lait dan darat. Beberapa skenario terus dirancang agar operasi penyelamatan sandera bisa berjalan sukses. Tarakan pun diubah menjadi markas operasi.
Selain aksi latihan di darat dan laut, TNI juga menggunakan helikopter juga dengan skenario dalam melakukan perlawanan kepada musuh. TNI sendiri dalam setiap kesempatan menepis latihan itu digelar terkait upaya pembebasan sandera, dan menjadikan Tarakan sebagai pusat operasi pembebasan sandera.
Seperti ini latihan mereka;
![]() |
| Paskhas dalam Latihan Garuda Perkasa 2016. ©2016 handout-TNI AU |
Baca Juga: Mengerikan, Ditangan Abu Sayyaf 7 Bulan, Akhirnya Orang Ini Dieksekusi dan Kepalanya Di Buang Dalam Plastik
Kelima pasukan elite TNI itu adalah Denjaka, Kopaska, Den Bravo, Kopassus serta Satuan Pengintai Pertempuran. Selain personel TNI, juga dilibatkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI, dengan tujuan sasaran penghancuran target musuh, di samping skenario pembebasan sandera.
Latihan itu sendiri berpusat di markas komando Lantamal Tarakan di Mamburungan. Bersama dengan lima KRI yakni KRI Surabaya, KRI Ahmad Yani, KRI Ajak, KRI Mandau, serta KRI Badau. Mereka menunjukkan kemampuan menembus garis musuh, membebaskan sandera.
Baca Juga: Ini yang Membuat Milisi Philipina Bantu Bebaskan Sandera Indonesia dari Abu Sayyaf
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi kepada wartawan di Tarakan menerangkan, latihan gabungan yang dimulai sejak Minggu (3/4) kemarin, tidak ada kaitannya dengan pembebasan WNI yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.
"Latihan yang dilakukan di wilayah Kodam VI Mulawarman ini, juga memperlihatkan skenario membebaskan tawanan, dan juga pengejaran terhadap musuh," kata Edy.
"Rencananya, latihan gabungan ini maksimal akan kita gelar hingga dalam waktu tujuh hari ke depan," ujar Edy.
Baca Juga: Keren! Ini Aksi Pasukan Elit Dunia yang Berhasil Bebaskan Sandera, Dan Ternyata...
Bunyi tembakan bersahut-sahutan memecah keheningan malam di sarang penyandera warga negara Indonesia (WNI). Seluruh militan tewas dalam penyerbuan itu, dan seluruh sandera berhasil dibebaskan.
Itulah serangkaian aksi pasukan komando TNI AU dalam latihan bertajuk Garuda Perkasa 2016. Penyerbuan dilakukan dari udara, di mana seluruh prajurit melakukan terjun payung dan langsung merebut posisi musuh.
Setelah Pasukan Pengendali tempur di terjunkan tadi malam, dan terjun base ops Lanud Abd Saleh sekitar pukul 05.00 WIB. Pesawat C-130 herki nomer A-1305 lepas landas menerjunkan pasukan payung di run way pangkalan yang dikuasai musuh, hingga terjadilah pertempuran jarah dekat.
Pasukan berhasil menguasai situasi akhirnya setelah mendapat informasi dari intelijen bahwa sarang penyandera di daerah dengkol. Sebelumnya pasukan kawan juga mengirim bantuan berupa makanan dan persenjataan dari udara. Pertempuran dengan para penyandera tidak dapat dihindarkan.
Akhirnya para penyandera dapat ditumpas dengan mengerahkan 30 pasukan infiltran. Sarang penyandera akhirnya berhasil diledakkan dengan TNT.
Kejadian tersebut di atas merupakan Skenario demo udara dari Latihan Garuda Perkasa 2016 yang dilaksanakan di Lanud Abd Saleh selama 4 hari mulai tanggal 25 April s/d 28 April 2016. Latihan Garuda Perkasa 2016 di Tutup oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Djoko Senoputro, disaksikan seluruh pejabat Lanud Abd Saleh.
"Latihan Garuda Perkasa 2016 saya katakan berhasil karena selain unsur dapat mengutamakan safety, juga rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar," kata Djoko dalam siaran pers, Kamis (28/4).
Sumber: Merdeka.com
Advertisement by Google

