![]() |
| Presiden Joko Widodo. Photo Komisi Kepolisian Indonesia |
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta (Rabu, 11/5).
"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Filipina yang telah memberikan kerja sama yang sangat baik dalam dua kali pembebasan WNI," ucap Presiden.
Menurut Presiden pembebasan 4 WNI tersebut tak lepas dari pertemuan trilateral menteri luar negeri dan panglima militer Indonesia, Malaysia, Filipina pada 5 Mei 2016 lalu di Yogyakarta.
"Pertemuan trilateral di Jogja 5 Mei lalu membuahkan hasil," tandasnya.
Keempat anak buah kapal TB Henry yang telah dibebaskan Abu Sayyaf tersebut adalah Aryanto (kapten), Piter (chief officer), Dede (second officer) dan Samsir (juru mudi). [zul]
Sumber: RMOL
Advertisement by Google
