TREND SOSIAL, BUKAKATA.COM - Kasus penggunaan kartu kredit orang secara ilegal untuk berbelanja online (carding) menjadi salah satu topik hangat yang ramai diperbincangkan di media forum Kaskus. Thread yang diunggah akun Harmonian bercerita tentang kasus penggunaan akun di Online Shop Lazada.co.id secara ilegal yang merugikan dia sampai puluhan juta rupiah. Akun istri Harmonian di Lazada.co.id dihack orang dan dipakai untuk berbelanja berbagai produk memanfaatkan kartu kredit yang tersimpan di akun tersebut.
Thread dengan judul "lazada dan danamon saling lempar tanggung jawab, customer mati ditengah2" diunggah pada Jum'at, 27 Mei 2016, mendapat banyak respon dari anggota forum dan sudah dishare 12946 kali.
Di dalam threadnya Harmonian bercerita kerugian yang ia alami sampai 30 juta, karena ulah oknum hacker nakal. Awal kejadiannya pada 3 April pukul 11 malam, Harmonian mendapat notifikasi transaksi kartu kredit melalui SMS dari Danamon.Setelah konfirmasi dan mengecek transaksi itu, tahulah Harmonian kalau transaksi itu dari akun Lazada.co.id istrinya, dan sudah di hack orang.
Selengkapnya ini thread yang menghebohkan Kaskus dengan kasus carding yang dialami Harmonian:
Sumber: Thread Kaskus "lazada dan danamon saling lempar tanggung jawab, customer mati ditengah2"
Thread dengan judul "lazada dan danamon saling lempar tanggung jawab, customer mati ditengah2" diunggah pada Jum'at, 27 Mei 2016, mendapat banyak respon dari anggota forum dan sudah dishare 12946 kali.
Di dalam threadnya Harmonian bercerita kerugian yang ia alami sampai 30 juta, karena ulah oknum hacker nakal. Awal kejadiannya pada 3 April pukul 11 malam, Harmonian mendapat notifikasi transaksi kartu kredit melalui SMS dari Danamon.Setelah konfirmasi dan mengecek transaksi itu, tahulah Harmonian kalau transaksi itu dari akun Lazada.co.id istrinya, dan sudah di hack orang.
Selengkapnya ini thread yang menghebohkan Kaskus dengan kasus carding yang dialami Harmonian:
Sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kaskus dan para agan sekalian. saya tidak menyangka ternyata tread saya yang ini mendapat respon cukup banyak dari agan2 sekalian, beberapa dari agan2 malah ada yang pm menawarkan bantuan untuk menangkap pelaku yang ada di jember. sekali lagi saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk para agan-agan sekalian yang sudah membantu memberikan info mengenai solusi, baik untuk solusi kepada pihak lazada dan danamon maupun kasus hukum pelaku.
Sejak awal sebenarnya saya tidak mau membawa masalah ini ke sosial, tetapi akhirnya saya jengkel karena sudah sebulan lebih saya di ping-pong kiri dan kanan anatara lazada dan danamon yang saling tunggu menunggu laporan, tanpa ada kejelasan solusi, dan berakhirn dengan didebetnya udang dari rekening tabungan saya, bahkan setelah saya jelaskan bahwa kartu saya dibobol (cerita lengkapnya ada di kronologi bawah) akhirnya saya putuskan untuk membawa masalah ini ke media sosial sebagai social punishment, dan untuk menunjukan bahwa konsumen+media masih punya kekuatan.
saya berharap dengan adanya social punishment seperti ini, pihak lazada dan danamon bisa lebih meningkatkan pelayananya kepada para konsumen, karena saya melihat perlindungan konsumen di Indonesia masih sangat minim, dan sering kali kebanyakan konsumen hanya menjadi korban tanpa bisa berbuat apa-apa. saya tidak mau ada pihak lain yang mengalami seperti yang saya alami, that's why akhirnya saya memutuskan untuk publish masalah ini ke media, agar kedua perusahaan tersebut bisa memperbaiki sistemnya tanpa merugikan konsumen.
anyway perkembangan terakhir saat ini adalah, akhirnya dalam waktu 2x24 jam setelah saya buat tread ini, email saya AKHIRNYA DIBALAS oleh pihak danamon (ternyata bisa kan balas email), sementara pihak lazada membalas via twitter dengan jawaban yang masih klasik 'akan kami selidiki lagi'. berkaitan dengan pelaku, saat ini tim polres dari Jember tengah mengusut kasusnya.
Kronologi Kejadian, Laporan Harmonian ke Lazada.co.id dan Ke Danamon
Berikut kronologi kejadian yang diceritakan Harmonian dalam thread "lazada dan danamon saling lempar tanggung jawab, customer mati ditengah2":1. pada tanggal 3 april sekitar pukul 11:00 malam, saya menerima sms konformasi dari pihak danamon bahwa kartu kredit saya digunakan belanja di lazada melalui akun istri saya.
2. merasa saya tidak menggunakan kartu tersebut untuk belanja saya segera mengkonfirmasi istri saya
3. ternyata akun lazada istri saya di hack oleh orang, pada saat itu masih digunakan untuk belanja 2x sebesat total +/- 500Rb
4. karena sudah malam, dan CS lazada tidak 24 jam (iya, perusahaan se'besar' lazada CSnya tidak 24jam gan), saya hanya mention ke twitter lazada plus saya kirimkan email yang menjelaskan bahwa akun lazada tersebut dibobol orang.
5. saya juga melakukan konfirmasi ke pihak danamon yang menjelaskan bahwa kartu saya dibobol orang saat itu dilayani oleh Agung dengan nomor laporan GC1347
Tambahan untuk point 5 :
- kartu danamon saya setelah itu sudah tidak bisa digunakan
- pelaku membeli banyak barang dengan menggunakan data kartu lain yang ada di lazada, yaitu kartu bank mega milik mertua
- saya tidak bisa mengaksses lazada karena akun masih di hack, jadi data cc lainnya belum bisa dihapus
- mertua sudah menghubungi bank mega untuk melakukan sanggah transaksi dan prosesnya mudah sekali, hanya sekali telp, dan semua transaksi disanggah
5. keesokan harinya pihak lazada menjawab email tersebut dan mengatakan akan diinvestigasi lebih lanjut
6. saya sudah meminta agak akun tersebut dibekukan sementara daripada disalah gunakan lagi, tetapi pihak lazada tidak melakukan tindakan apa2 hanya mengatakan masih dalam 'proses' penyelidikan
7. terjadi banyak transaksi selama proses 'investigasi' yang pihak lazada lakukan, sehingga dari transaksi awal yang hanya bernilai 500rb menjadi sekitar 30jt (ini yang menggunakan kartu kredit bank mega milik mertua)
8. saya melakukan konfirmasi lagi bahwa itu bukan transaksi yang saya lakukan, tetapi lagi2 pihak lazada mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam porses 'investigasi'
9. konyolnya walaupun sudah saya warning bawa transaksi itu adalah transaksi ilegal, pihak lazada masih mengirimkan beberapa barang kepada pelaku. dan lagi2 saat saya konfirmasi pihak lazada mengatakan semuanya masih dalam proses investigati
10. beberapa hari kemudian pihak lazada mengirimkan email yang mengatakan bahwa beberapa transaksi telah berhasil di sanggah walaupun beberapa barang sudah dikirim (salah mereka sendiri!), sampai saat ini saya tenang karena pihak lazada mengatakan bahwa transaksi berhadil disanggah
11. tagihan dari danamon muncul, alangkah kagetnya saya ketika masih ada 1 lagi transaksi yang ternyata lepas dari pihak lazada
12. sekali lagi saya mengkonfirmasi pihak lazada, tetap jawaban yang saya terima sama saja "perlu kami investigasi lebih lanjur"
13. saya menghubungi pihak danamon yang diterima oleh Agus dengan nomor laporan GV3399 .
14. saya meminta sanggah transaksi dari pihak danamon tetapi agus mengatakan tidak bisa, karena saya sudah membuat laporan ke pihak lazada
15. agus menyarankan saya membayar sesuai jumlah tagihan untuk TRANSAKSI YANG TIDAK SAYA LAKUKAN
16. saya tidak mau membayar, karena kartu kredit saya sebetulnya sudah ternjadi kelebihan bayar dari bulan kemarin, jika kali in aya membayar artinya dana saya akan menyangkut di kartu kredit tersebut.
17. Agus tetap menyarankan membayar, atau saya menghubungi pihak lazada. maka saya mengirimkan email kepada pihak lazada menjelaskan situasinya
18. saya sudah mengirim email kepada pihak halo danamon melalui web dan dibalas, tapi kemudian ketika saya menjelaskan situasinya, tidak ada respon lebih lanjut dari pihak danamon
19. jatuhtempo kartu kredit saya teradi, dan pihak danamon memotong tagihan dari tabungan saya UNTUK TRANSAKSI YANG SUDAH SAYA LAPORKAN TIDAK SAYA LAKUKAN
20. saya berusaha mengkonfirmasi kembali pihak lazada, tetapi pihak lazada bilang harus menunggu dari pihak danamon
22. saya menelepon pihak danamon kembali, tapi pihak danamon berkata tidak ada laporan dari pihak lazada. telp terakhir saya meminta nomor laporan tetapi ioleh CS yang berangkutan hanya bilang akan diemail segera, teapi email tidak kunjung datang
22. sampai saat ini tetap tidak ada kejelasan darikedua belah pihak yang saling lempar tanggung jawab. yang saya tahu adalah, ada sejumlah dana saya yang sudah terpotong gara2 kedua perusahaan "besar" ini ribet sendiri
Laporan Harmonian ke Danamon Via Email
![]() |
| Laporan Harmonian ke Danamon Via Email |
![]() |
| Laporan Harmonian ke Danamon Via Email |
![]() |
| Laporan Harmonian ke Danamon Via Email |
![]() |
| Laporan Harmonian ke Danamon Via Email |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
![]() |
Laporan Harmonian ke Lazada.co.id Via Email |
Tak Mendapat Respon Baik, Harmonian Kesal di Ping Pong, Mengirimkan Email Ke Danamon dan Lazada.co.id
![]() |
Tak Mendapat Respon Baik, Harmonian Kesal di Ping Pong, Mengirimkan Email Ke Danamon dan Lazada.co.id |
Data Transaksi di Kartu Kredit Danamon Harmonian
Beberapa Transaksi yang Dilakukan Hacker, Berbelanja Berbagai Produk di Lazada.co.id
Sumber: Thread Kaskus "lazada dan danamon saling lempar tanggung jawab, customer mati ditengah2"
Advertisement by Google
















