-->

Merasa di Fitnah Media China Karena Jaga Kedaulatan NKRI di Natuna, Ini Jawaban Telak Menteri Susi

Menteri Susi Pudjiastuti Menerima Delegasi China. Photo: KKP
BukaKata.com, Nasional - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membantah bahwa dirinya menolak kedatangan Deputi Menteri Pertanian China. Sang deputi menyatakan kepada media-media China bahwa Susi menolak kedatangannya untuk memberi kesan bahwa Susi anti terhadap China.

Pemberitaan miring ini terjadi setelah penahanan kapal nelayan China yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Natuna. Susi dengan tegas menolak permintaan China untuk melepas kapal tersebut.

"Saya tidak terima dituduh tidak mau menerima Deputi Menteri Pertanian China. Beliau saya terima kok, ada foto-fotonya," ujar Susi dalam wawancara khusus dengan detikFinance di KKP, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Susi menyatakan, Indonesia ingin mencontoh China dalam hal penegakan hukum. Maka para pelaku illegal fishing harus dihukum tanpa kecuali, tak peduli asal negaranya.

"Kita mau mencontoh penegakan hukum China yang membuat mereka bisa menjadi negara besar," ujarnya.

Tindakannya menahan kapal nelayan China, Susi menerangkan, bukan karena sentimen pada 1 negara, melainkan karena komitmennya memberantas pencurian ikan oleh kapal-kapal asing di lautan Indonesia.

"Sama saja Thailand, China, atau siapa pun yang berbuat kriminal sama saja, semua tidak benar," tandasnya.

Pihaknya pun kembali menagih janji pemerintah China untuk menghukum 9 kapal pelaku pencurian ikan di Indonesia yang kabur ke Negeri Tirai Bambu itu.

"Dia (pemerintah China) janji mau menghukum 9 kapal yang lari dari Timika. Saya menunggu itu," tutupnya.

Sumber: Detik.com
Advertisement by Google
BERIKAN KOMENTAR ()
 
loading...