![]() |
| Tri Risaharini di tengah para politisi PDI-P |
Pengamat Politik, Indria Samego melihat, Ahok masih cukup kuat di antara lawan-lawan politiknya, termasuk Tri Rismaharini. Ini bisa dibuktikan dari beberapa hasil survei yang menempatkan nama Ahok jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya. Dia juga memperkirakan, Risma tidak akan bertarung melawan Ahok karena telah berjanji membangun Surabaya.
"Kalau pegangan hasil survei, Ahok masih jauh di atas Risma. Selain itu kan Risma juga sudah berjanji untuk memimpin masyarakat Surabaya, apakah dia bersedia untuk mundur dari posisinya sekarang. Masyarakat DKI belum terlalu kenal dengan sosok Risma," ucap Indria kepada merdeka.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (24/7).
Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil dinilai sebagai calon kuat yang bisa menandingi Ahok. Karena itu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disarankan mengusung Kang Emil jika benar-benar ingin mengalahkan Ahok.
"Risma saya enggak yakin, mungkin lawan yang sepadan itu Ridwan Kamil kalau direkrut. Tentunya dia masih bisa dipoles," katanya.
Nama Yusril Ihza Mahendra dan Sjafrie Syamsuddin dinilai belum mampu menyaingi popularitas Ahok di mata masyarakat ibu kota. Namun siapapun lawan Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun depan, semua pilihan tergantung masyarakat.
"Biarlah Ahok memperbaiki pemerintahan yang cenderung banyak korupsi, karena yang dihadapi Ahok saat ini adalah preman-preman dan mafia. Kalau kita masih berpegangan pada agama dan ras, maka di Indonesia tidak bakal bisa maju," tutup Indria. (Merdeka.com)
Advertisement by Google
