-->

Elektabilitas Perempuan Ini Meroket dan Menjadi Ancaman Serius Bagi Calon Lain, Ahok: Dia Bisa Saja ke DKI Bila Mau

BukaKata.com, Jakarta - Lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) relatif stagnan, sementara elektabilitas Tri Rismaharini (Risma) cenderung naik. Menanggapi survei itu, Ahok menyerahkan pilihan kepada masyarakat Jakarta.

"Ya enggak apa-apa. Berarti Bu Risma bisa saja datang kalau dia mau kan?" tanggap Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Bisa saja Wali Kota Surabaya itu maju ke Pilgub DKI 2017, karena memang elektabilitasnya mengalami kenaikan. Namun demikian, hasil akhir akan tergantung kepada masyarakat Jakarta pada hari pemilihan nanti. Bila saja dirinya tak terpilih kembali menjadi gubernur Jakarta, maka dia akan mencari aktivitas lain.

"Kan saya selalu katakan, orang Jakarta bebas mau memilih, memilih yang terbaik. Kalau saya enggak dipekerjakan lagi di sini, saya cari kerja di luar. Saya cuma pegawai," kata Ahok.

Ahok tak berpikir soal bagaimana cara khusus untuk meningkatkan elektabilitas. Baginya, yang bisa dilakukan kandidat petahana adalah bekerja sebaik mungkin, selanjutnya biar masyarakat yang merasakan hasil kerjanya.

"Ya enggak usah dipikirin (menaikkan elektabilitas). Kita kerja saja," kata Ahok.

Survei KedaiKOPI bertajuk 'Ini Kata Publik Jakarta Tentang Calon Gubernur Mereka' pada 11 sampai 13 Agustus dengan 400 responden menyebut, elektabilitas Ahok tebaca relatif stagnan, yakni 47,9 persen. Di sisi lain, elektabilitas Risma menguat, dari 5,8 persen pada Februari lampau menjadi 28,6 persen pada saat ini.

"Tunggu saja 15 Februari (hari pencoblosan). Saya juga pengin tahu. Karena Jakarta kan 50%+1 (perolehan supaya bisa menang). Saya kira saya sudah kerja begini, laku enggak ini? Kalau enggak laku mesti cari (kerja) di tempat lain," kata Ahok.

Risma memang dalam beberapa kesempatan mengungkapkan keengganannya maju ke Pilgub DKI 2017. Teranyar, dia menenangkan warganya yang berpuisi soal kekhawatiran ditinggal Risma ke Jakarta.

"Ada yang narik saya ke sana- ke sini, tapi jangan khawatir saya masih bertahan di sini (Surabaya)," kata Risma di sela sambutan pembukaan pameran pendidikan non formal, Widya Wahana PNFI 2016 di Balai Pemuda.

Risma sendiri merupakan kader PDIP. Sementara Ahok kini mengaku sudah direstui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pilgub DKI 2017, meski begitu keputusan partai soal Pilgub DKI ini belum resmi. PDIP memang bersiap menghadapi Pilkada serentak, dan Risma menjadi Juru Kampanye Nasional pada Pilkada 2017. (Sumber: detik.com).
Advertisement by Google
BERIKAN KOMENTAR ()
 
loading...