![]() |
| Siswa Muslim Bantu Membersihkan Vihara Paska Kerusuhan di Tanjung Balai |
Dalam statemennya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyebut masalah itu tak terkait dengan agama, tapi etnis.
"Sejauh ini kami tidak melihat akar pemicunya masalah itu bukan permasalahan agama. Ini lebih persoalan etnis yang memang sudah cukup lama punya bibit-bibit seperti api dalam sekam, yang jika kemudian muncul pemicunya kemudian meledak," jelas Lukman Hakim usai meresmikan Mudzakarah Haji Nasional di Arya Duta Hotel, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2016).
Namun, sentimen agama tetap menjadi bara yang terus menghangatkan ruang perdebatan perihal kerusuhan itu bahkan disinyalir yang menjadikan kerusuhan itu meluas.
Menag menjelaskan salah satu faktor yang membuat kerusuhan itu meluas karena ada provokasi di media sosial yang bernada SARA. Namun soal ini masih dalam penyelidikan polisi.
"Jadi pembakaran rumah ibadah itu bentuk pelampiasan dari masyarakat yang marah, mungkin juga terprovokasi karena beredar sosial media yang sedang didalami untuk dicari siapa di balik ini," tuturnya
Namun, ditengah memanasnya suasana di Tanjung Balai dan ruang-ruang diskusi media sosial, usai kejadian tersebut beredar beberapa video yang menunjukkan para pelajar muslim membantu untuk membersihkan dan merapikan vihara dan kelenteng yang jadi korban perusakan dan pembakaran tersebut. Video diunggah akun Lim Sunto, Senin (01/08/2016) di timelinenya.
" Akhirnya smua ud damai....smua datang bntu brsih2 salam damai 😊😊😊" tulis Lim Sunto.
Sampai berita ini dimuat, video ini sudah diakses 316,495 kali.
Sontak saja video tersebut langsung menjadi viral di sosial media.
Berikut Video siswa muslim membantu membersihkan vihara yang sempat dirusak masa Tanjung Balai:
Tonton di Youtube: Video siswa muslim membantu membersihkan vihara yang sempat dirusak masa di Tanjung Balai
Advertisement by Google
