-->

Prestasi Sudah Terbukti Dukungan ke Ahok Terus Mengalir, Rizal Malarangeng: Saya AHY, 'Ahok Haqul Yaqin'

Prestasi Sudah Terbukti Dukungan ke Ahok Terus Mengalir, Rizal Malarangeng: Saya AHY, 'Ahok Haqul Yaqin'
Prestasi Sudah Terbukti Dukungan ke Ahok Terus Mengalir, Rizal Malarangeng: Saya AHY, 'Ahok Haqul Yaqin'. 
BUKAKATA - Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng memutuskan untuk mendukung calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama. Namun dukungan tersebut disampaikan sembari berkelakar bahwa dirinya mendukung AHY.

"Saya AHY, ' Ahok Haqqul Yaqin'. Kalau kita membahas, saya juga agak penasaran, padahal yang dibela orang baik. Selamat kepada penerbitan buku ini," katanya di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (9/1).

Mantan konsultan politik Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ini mengungkapkan, kecintaannya kepada mantan Bupati Belitung Timur ini bermula dari Twitter.

"Sosok seorang Ahok dalam dua dimensi bisa dilihat, Ahok sebagai bagian sejarah Indonesia dalam segala dilematika termasuk problem," terangnya.

Terkait kasus dugaan penistaan agama yang tengah menjerat Ahok, Rizal menilainya sebagai ujian bangsa Indonesia. Dia mengharapkan, adanya kasus tersebut memberikan kedewasaan kepada demokrasi Indonesia.

"Kasus Ahok adalah ujian bagi Indonesia untuk lebih baik lagi. Semoga ke depan kita tumbuh sebagai bangsa yang lebih toleran, lebih saling menghargai, maju dalam perbedaan," ujarnya.

Menurutnya, orang baik dan jujur memang selalu ditentang banyak orang. Meski begitu, Rizal yakin, Ahok akan menjadi bagian dari sejarah perkembangan demokrasi di Indonesia, terlebih sudah mampu membawa Jakarta ke arah yang lebih baik.

"Pak Ahok dipilih sejarah, Bung Karno saja dipenjara 14 tahun penjara, itu semacam the price that you have to pay. Tapi bukan maksud saya Pak Ahok harus dipenjara," tutupnya.

Dia juga mengaku bukan tanpa alasan mendukung Ahok. Sebab dia melihat adanya perubahan dalam pembangunan ibu kota selama dipimpin oleh Ahok.

Namun, Rizal mengakui, setiap kebijakan yang selama ini bertujuan untuk mengubah Jakarta selalu tertutup oleh kontroversi. Padahal keputusan yang diambil Ahok tidak populer.

"Memang saya sayangkan bahwa kerja Ahok yang baik tersembunyi oleh kontroversi yang tidak perlu, memang sebagian bukan salah Pak Ahok, tapi ada juga yang salahnya Pak Ahok. Tidak taktis dalam menyampaikan pesan. Tapi itu enggak usah disebut-sebut di depan umum," katanya.

Dia mengungkapkan, titik baliknya mendukung Ahok karena kasus dugaan penistaan agama. Sebab dia menilai tidak seharusnya permasalahan tersebut sampai ke meja hijau.

"Itu tidak adil, tapi itu hal yang biasa ada yang menuntut dan dituntut, tetapi kita harus menghargai tidak bersalah sebelum diputuskan hakim (praduga tidak bersalah). Persoalan ini mungkin sudah biasa terjadi, tapi mudah-mudahan membuat Indonesia lebih baik," terangnya.

Rizal menjelaskan, Pilkada DKI Jakarta ini bukan hanya sekadar menentukan pemimpin bagi Pemprov DKI Jakarta, jauh lebih besar. Ini juga menjadi tongkat sejarah bagi masa depan Indonesia.

"Pilkada ini bagi saya bukan soal Ahok enggak Ahok, tapi masa depan Indonesia lebih baik. Bagi saya bukan hanya sekadar pilkada," tutupnya. (Sumber: Merdeka.com)
Advertisement by Google
BERIKAN KOMENTAR ()
 
loading...