![]() |
| Parodi Politik dari Ajang Kampanye Anies Baswedan - Sandiaga Uno |
Acara ini Bukan Acara Blak-Blakan
Seperti yang saya duga sebelumnya kalau acara ini tidak begitu sesuai dengan konsep yang digagas, apa sih konsep yang digagas? Konsep yang digagas adalah masyarakat terutama netizen bisa secara langsung bertanya melalui akun media sosial milik pribadi langsung ke twitter detikcom atau melalui postingan pada forum detik.Namun pada kenyataannya dilapangan, dengan durasi yang begitu singkat, terlebih tau sendirilah bagaimana pak Anies menjawab sebuah pertanyaan. tentu saja hal ini sesuai apa yang saya duga bahwa tidak semua pertanyaan bisa langsung dijawab. Terutama pertanyaan para netizen yang tidak hadir pada acara tersebut.
Konsepnya adalah blak-blakan tapi ternyata tetap pertanyaan juga di filter, begitulah salah satu ucapan komentar pada forum detik hari ini
Saya kutip salah satu komentar netizen “Harusnya pertanyaan para member diserahkan ke Anis utk menjawabnya, bukan disensor oleh quizmaster…Bohong dong blak2annya..”
Padahal sudah jelas juga sesuai dengan laman berita detikcom pada laman berikut yang mengatakan “Bagi pembaca detikcom yang ingin bertanya langsung kepada Anies-Sandi, bisa disampaikan lewat detikForum dan media sosial detikcom. Pertanyaan dari pembaca akan disampaikan langsung oleh moderator kami dan langsung dijawab saat itu juga.” Sumber
Tapi pada kenyataannya? Tidak ada satupun pertanyaan dari pembaca yang disampaikan secara langsung, maksud saya, secara langsung adalah, Tidak ada scene atau adegan dimana moderator sesuai dengan apa yang di beritakan, bahwa akan menyampaikan berita.
Tapi yang ada pertanyaan yang disampaikan moderator hanya dari forumdetik, itu juga di filter, sesuai sekali dengan ucapan netizen pada forumdetik.
Hanya 3 pertanyaan netizen yang dijawab, ketiga pertanyaan itu juga bukan merupakan sebuah pertanyaan yang “Blak-blakkan” tapi pertanyaannya hanya sebatas ya program biasa. Beginilah pertanyaan-pertanyaan yang di jawab oleh pasangan Anies Sandi
Pertanyaan 1 Originally Posted by cebongkikir
Ehh.. ini live streaming kan ya..Boleh sekalian tantangan gak??Jadi, anies dan sandi harus jawab pertanyaan ane sambil goyang-goyang kayak ondel-ondel hyehhehe..Nah pertanyaannya: siapa aja sih tokoh-tokoh besar jaman dulu yang merupakan keturunan Betawi? Boleh seniman, politikus, pokoknya yg terkenal..Bang Anies-Sandi jawabnya: Mohammad Husni Thamrin dan komedian/aktor Bokir
Pertanyaan 2 Originally Posted by nurfitriaprilia
Kirim pertanyaan dong buat pak Anies dan pak Sandiaga, Kalo diatas ada yang nanya makanan khas Jakarta apa, kalo saya mau tanya tari dan nyanyian khas Jakarta apa ya? boleh dicontohin gak hehehe makasihBang Anies-Sandi jawabnya: Lenong dan palang pintu
Perntanyaan 3 Originally Posted by auliaeon
Pagi, mas anies dan mas sandi ijin nimbrung dong… Seru gak kiranya kalau mas anies dan mas sandi main ABC 5 Dasar, dua kali aja deh…. sebutin siapa aja artis betawi yang punya kreatifitas bagus (pengen bukti kalo mas anies dan mas sandi enggak cuma mikirin politik tapi juga harus have fun dgn hiburan hehehe)
Bang Anies-Sandi jawabnya: Rhoma Irama dan Benyamin
Selama 2 jam, dari durasi yang dijadwalkan, hanya 3 pertanyaan Netizen yang terjawab, sangat disayangkan bukan? Makanya saya bilang acara ini membosankan, kesannya seperti talkshow biasa dan hanya menampilkan program-program mereka secara langsung, tapi tidak ada pertanyaan yang menjurus secara dalem ke aspek penting dari gosip-gosip yang bertebaran
Saya sudah mulai bosan menontonnya, tapi ternyata di akhir segmen ada hal yang menarik
Ridwan Tampil Berani !! Gokil !!
![]() |
| Ridwan Livestreaming dengan Anies-Sandi |
Ridwan berhasil merubah raut wajah Sandiaga menjadi sedikit menekuk.
Cerita Awalnya begini Ridwan ditanya oleh Host: Ridwan Gugup Tidak?
Ridwan Menjawab : Gugup banget sampai boker berapa kali gitu, ini aja kebelet lagi.
Polos banget bukan? Tidak malu mengatakan “Buang air Besar” secara live yang ditonton kata hostnya 3.000an orang secara bersama. Tanpa rasa malu dia mengatakannya dengan ceplas cecplos. Nah lanjut ke segmen berikutnya, dimana Ridwan menyampaikan permasalahan inti yang dia rasakan
Pak Anies dan Pak Sandi, bapak taulah permasalahan anak sekolah yang mau kuliah butuh biaya. Disini Ridwan meminta penjelasan tentang program dari Anies Sandi agar Ridwan bisa mendapatkan biaya beasiswa dari pemerintah apabila Anies Sandi terpilih nantinya sebagai Gubernur.
Dikesempatan kali ini Ridwan ingin penjelasan, supaya cepat program itu terlaksana, karena dia khawatir kalau nanti dia tidak mendapatkan kenikmatan dari fasilitas biaya itu, Ridwan tidak mau kalau programnya terlambat, dan yang menikmati malah adik kelasnya nanti, bukan dirinya yang sebentar lagi akan membutuhkan.
Dialognya kurang lebih seperti ini
Kalau bisa dicepetin pak programnya, Supaya saya kebagian, bukan ade kelas saya
Nah lanjut, Anies bertanya kepada Ridwan
Anies Bertanya : Ridwan Sudah Nyoblos Belum?
Ridwan Menjawab : Sudah Pak
Anies Bertanya : Nyoblosnya Nomor Berapa?
Ridwan Menjawab : Itu Rahasia Pak
Gokil Bukan? Ini adalah bagian gokil pertama bagi saya, Kalau memang Ridwan mencoblos nomor 3 seharusnya Ridwan tidak akan keberatan mengatakan kalau dia mencoblos Anies, sayangnya tidak demikian, Ridwan mengatakan “Rahasia”. Lucu sekali saudara
Lanjut ke adegan Gokil kedua yang juga merupakan bagian Gokil terakhir yaitu adalah, Ridwan yang cukup tampil pede ini, menutup segmen, seharusnya host, tapi disini Ridwan yang menutup segmen tersebut.
Kalimat yang gerget yang diucapkan oleh Ridwan adalah
Pak Sandi dan pak Ah…… (Jeda beberapa detik) (Ridwan Mikir).. Langsung diralat dan disebut. Pak Anies, di iringi tawa oleh para penonton.
Secara langsung, mindset Ridwan adalah Ahok. Bukan Anies, Ridwan lupa kalau narasumber kali ini adalah Anies, begitu polosnya Ridwan, dan sangat berani kalau kata saya, dia yang apa adanya, berani tampil sederhana. dan hampir mengatakan “Ahok”
Begitulah kejadian yang paling seru bagi saya sebagai rangkuman dari keseluruhan acara blak-blakan di detik live streaming kali ini. (sumber: seword.com - oleh: Bani)
Advertisement by Google

