-->

Teroris ISIS Hanya Berani Menyerang Klub Kaum Homo Di Orlando, Amerika Serikat

Situasi kota Orlando pasca serangan di klub malam khusus kaum homo. Photo by Eric C. Dale.

BukaKata, Orlando. Seorang pria keturunan Afghanistan anggota ISIS, Omar Mateen, menyerbu sebuah klub malam, tempat nongkrong kaum homo di daerah Pulse, kota Orlando, negara bagian Florida, Amerika Serikat. 

Dia memilih kaum homo sebagai target karena mungkin dia anggap kaum homo lemah dan mudah untuk diserang.

Dengan membawa senjata jenis penyerbu, sebuah pistol, dan beberapa peralatan lainnya, dia membantai siapa saja yang ditemuinya di klub tersebut.

Sedikitnya 50 orang tewas dan 53 orang lainnya terluka akibat peristiwa ini.

"Tampaknya pelaku sudah terorganisir dan melakukan persiapan dengan baik," ujar Kepala Kepolisian Orlando John Mina seperti dikutip dari CNN, Minggu (12/6/2016).

Mina juga menyebut kejadian ini sebagai peristiwa yang paling mematikan sepanjang sejarah penembakan di AS. Investigasi pun terus dilakukan oleh otoritas keamanan setempat. Sejauh ini mereka menduga bahwa serangan ini merupakan aksi terorisme yang termotivasi oleh ideologi agama. 

Pelaku berasal dari Port St Lucie masih di negara bagian Florida dan berkebangsaan Amerika Serikat. 

Meskipun situasi di lokasi penuh dengan darah, namun pada saat berita ini diturunkan, polisi telah berhasil menembak mati si pelaku dan mengendalikan situasi di sekitar klub malam.  

Karena tingginya jumlah korban, pemerintahan kota Orlando pun memberlakukan keadaan darurat  di kotanya. (detik/BNKRI-0613).
Advertisement by Google
BERIKAN KOMENTAR ()
 
loading...